Hasil penelitian Winerungan, dkk. (2013) pada remaja di SMP negeri 8 Manado didapatkan hasil bahwa pengetahuan berpengaruh dengan kejadian iritasi vagina yang merupakan masalah kesehatan reproduksi dengan p value= 0,000. 24 Artinya, semakin kurang tingkat pengetahuan yang dimiliki remaja maka semakin tinggi kejadian iritasi vagina yang merupakan masalah kesehatan reproduksi. proses reproduksi. 1World Health Organization (WHO) dalam Nikmah menyatakan bahwa masalah kesehatan reproduksi wanita yang buruk telah mencapai 33% dari jumlah total beban penyakit yang menyerang para wanita di seluruh dunia.2,3Salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sejak lama menjadi persoalan bagi wanita adalah masalah keputihan. 4,5 Berdasarkan data survei demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017, hanya 12% remaja putri dan 6% remaja putra yang mengetahui tempat sumber informasi untuk kesehatan reproduksi, seperti di puskesmas PKPR.2 Berdasarkan data profil kesehatan Indonesia tahun 2017, cakupan puskesmas yang menyelenggarakan kegiatan kesehatan remaja hanya 74 fisik, menjaga kesehatan reproduksi, kebutuhan akan nutrisi yang seimbang, skrining status imunisasi T, perilaku hidup sehat, dan pelayanan kesehatan lainnya (Permenkes, 2014b). Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa, pengetahuan wanita terkait beberapa topik kesehatan prekonsepsi masih kurang. Studi yang dilakukan pada .

judul skripsi tentang kesehatan reproduksi wanita